Postingan

Menampilkan postingan dengan label MATERI KULIAH

[MATERI] CHAPTER 10 AKL 2 - ISU ISU LAIN DALAM PELAPORAN KONSOLIDASI

Gambar
TUGAS AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2 Isu – isu Lain dalam Pelaporan Konsolidasi Laporan keuangan dari ekuitas sebagaimana halnya entitas tunggal, harus disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Standar pelaporan dan penyajian tidak berbeda antara entitas konsolidai dan entitas tunggal. Akan tetapi, penyusunana laporan keuangan konsolidasi melibatkan beberapa isu khusus yang tidak dibahas di bab – bab sebelumnya. Bab ini membahas isu – isu konsolidasi yang lain, seperti: Laporan arus kas konsolidasi Konsolidasi setelah akuisisi interim Perhitungan pajak konsolidasi Lapa per saham konsolidasi LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI Perusahaan harus menyajian laporan arus kas (statements of cash flows) pada saat mengeluarkan laporan keuangan lengkap. Laporan keuangan konsolidasi sama dengan laporan arus kas yang disusun untuk entitas konsolidasi dan pada dasarnya disusun dengan cara yang sama. Penyusunan Laporan Arus Kas Konsolidasi Laporan arus kas konsolida...

[MATERI] CHAPTER 7 AKL 2 - TRANSAKSI PERSEDIAAN ANTARPERUSAHAAN

TUGAS AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2 Transaksi Persediaan Antarperusahaan Transaksi persediaan adalah bentuk pertukaran antarperusahaan yang paling sering terjadi. Secara konseptual, eliminasi transfer persediaan antarperusahaan berhubungan istimewa tidak berbeda dengan eliminasi jenis transaksi antarperusahaan lainnya. Semua pendapatan dan bebean yang dicatat oleh perusahaan-perusahaan terlibat harus dieliminasi seluruhnya dalam penyusunan laporak keuangan konsolidasi serta semua keuntungan serta kerugian yang dicatat atas transfer tersebut harus ditangguhkan sampai barang yang ditransfer dijual ke non-afiliasi. Proses pencatatan untuk transfer persediaan antarprusahaan dapat menjadi lebih kompleks dibandingkan pencatatan bentuk transfer yang lain, sering terdapat berbagau jenis persediaan dan beberapa persediaan dapat ditransfer dari satu perusahaan afiliasi ke afiliasi lain. Permasalahan untuk mengetahui barang mana yang telah terjual dan barang mana yang masih dimiliki merup...

[MATERI] CHAPTER 2 INTERNAL AUDITING - IPPF

Gambar
INTERNAL AUDITING THE INTERNATIONAL PROFESSIONAL PRACTICES FRAMEWORK: AUTHORITATIVE GUIDANCE FOR THE INTERNAL AUDIT PROFESSION THE DEFINITION: IPPF adalah satu-satunya panduan yang diakui secara global untuk profesi audit internal dan berisi apa yang dianggap sebagai elemen penting untuk pengiriman layanan audit internal. Elemen-elemen ini mencakup atribut auditor internal individual, karakteristik fungsi yang menyediakan layanan ini, sifat kegiatan audit internal, dan kriteria kinerja terkait. Dengan demikian, IPPF memberikan panduan untuk profesi dan menetapkan harapan bagi para pemangku kepentingan mengenai kinerja layanan audit internal. (Definition of Internal Auditing, the Code of Ethics, and the Standards) and strongly recommended guidance (Practice Advisories, Position Papers, and Practice Guides). Pedoman yang sangat direkomendasikan ini menjelaskan praktik-praktik yang mendukung penerapan prinsip-prinsip secara efektif. IIA mendukung dan sangat mendorong k...